Ketika Teman Berbicara (SMA itu Indah)


Banyak orang berkata sekolah adalah masa-masa terindah yang pernah dijalani dalam kehidupan setiap insan manusia. Kita dididik untuk menjdai seseorang yang berguna dari berbagai sarana yang kita dapat dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Atas. Namun siapa bilang kalau pendidikan hanya bisa didapat dari berbagai cara yang terbilang formal. Sejatinya lingkunganlah yang berpengaruh besar dalam perkembangan edukasi manusia. Lingkungan tersebut tak lepas dari pertemanan dan persahabatan.

Berbicara mengenai masa-masa terindah dalam bersekolah tak terlepas dari masa-masa SMA. SMA adalah salah satu sarana pendidikan akhir berbasis kompeten. Jangan pernah membandingkan antara SMA dan perkuliahan karena bangku SMA memang jauh berbeda dengan bangku perkuliahan. Di masa-masa SMA kita telah diajarkan bagaimana menjadi seseorang yang berbudi baik, kita diajarkan sebuah kedewasaan, serta SMA juga mengajarkan untuk bersosial seluas-luasnya dan mencari teman sahabat bahkan pacar yang terbaik untuk kita. SMA juga ajang untuk menemukan dunia kita yang sesungguhnya dan mencari jati diri. Ketika kita mulai merasa cocok dengan dunia kita dan sekitar, maka kita tidak ingin melepasnya bahkan ingin selalu dalam cengkramannya.

Namun sekali lagi Tuhan dan waktulah yang mengendalikan perputaran hidup kita. Banyak orang akan memahami hidupnya dan sesuatu yang dimilikinya ketika ia akan kehilangan sesuatu yang dimilikinya saat itu. Seperti halnya SMA. SMA mungkin hanya sebagai sarana di mana mempersatukan berbagai insani-insani untuk mendapat hal-hal baru termasuk sahabat. Menjelang akhir tahun usainya masa sekolah maka akan berakhir pula kebersamaan para sahabat yang kita miliki. Tapi bukan berarti pula berakhirnya tali silahturahmi, berakhirnya beribu canda tawa, dan terpenting adalah tetap menjaga sebuah rasa memiliki. Pada awalnya semua terasa manis, menyenangkan dan menyegarkan hingga melewati kepahitan kesedihan dan kegalauan dan mencapai sebuah kenangan yang tak akan pernah terlupakan. Hal ini dapat terlihat dari sebuah note yang berjudul “thanks for my bestfriends” yang ditulis oleh “Rina Maya”, salah satu alumni dari SMA NEGERI 1 SEMARANG, dalam sebuah account facebooknya. Dan sekali lagi ketika teman sekalian membacanya mungkin inilah salah satu gambaran hati dari seseorang yang pernah menemukan ‘indahnya dunia SMA’.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: