Antara Tembalang dan Kota

Semarang – tembalang adalah salah satu nama kecamatan di Semarang. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan ramai di Ibukota provinsi Jawa Tengah (Semarang). Salah satu faktor ramainya wilayah ini dikarenakan banyaknya pendatang seperti pelajar terutama mahasiswa yang menetap atau tinggal di kawasan ini. Wajar saja karena sejak salah satu universitas terbaik di Indonesia yakni universitas Diponegoro (undip) telah menjadikan tembalang sebagai pusat pengembangan pendidikannya, tembalangpun menjadi kawasan super ramai. Namun keramaiannya belum bisa disamakan apabila dibandingkan dengan ramainya kota Semarang (Semarang bawah).

Universitas yang tadinya terbagi menjadi dua wilayah pusat pengembangan pendidikan yakni di pleburan (kawasan simpang lima) dan di tembalang, sejak 1 atau 2 tahun lalu dipusatkan menjadi satu wilayah yakni di tembalang saja. Dengan begitu maka secara otomatis tembalangpun menjadi kawasan yang dapat dibilang cukup ramai. Secara kasat mata apabila kita mengunjungi wilayah tersebut kita akan banyak menjumpai mahasiswa/ mahasiswi sekitar. Selain Universitas Diponegoro juga ada universitas-universitas lain yang ada di kawasan Tembalang seperti polines, poltekkes dan beberapa universitas swasta. Berbeda rasanya apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kawasan Tembalang memang tak seramai sekarang. Dahulu wilayah yang bisa dibilang sunyi dan jarang ada penerangan ini seperti di sulap menjadi kawasan yang penuh cahaya lampu dari pertokoan sekitar. Namun tetap berbeda rasanya apabila kita berjalan menuju kawasan kota (simpang lima dan sekitar).

Ketika memasuki 3-4km saja dari perkotaan, kemacetanpun sudah mulai terasa. Keramaian di kawasan tembalang belum ada apa-apanya apabila dibandingkan kawasan kota. Banyak orang mengeluhkan kemacetan yang sering terjadi di kawasan kota. Menurut pengalaman salah satu warga Semarang, disaat jam ramai pulang kantor dapat menempuh perjalanan tugu muda – pedurungan dengan jarak tempuh kurang lebih 8km dalam waktu 2,5 jam. Pantas saja apabila warga Semarang mulai mengeluhkan kemacetan yang terjadi di Semarang yang terjadi tak haya di waktu pulang kantor namun juga waktu pagi.  (rabu,21 sept 2011)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: